Home » , , » Resensi: The Dark Knight Rises (2012)

Resensi: The Dark Knight Rises (2012)





Director: Christopher Nolan

Staring: Christian Bale, Tom Hardy, Michael Caine, Garry Aoman, Anna Hathahway

Realese Date: 16 July, 2012





Wayne sama sekali tidak tahu bahwa ancaman besar kini sedang mengancam kota Gotham. Penyebabnya tidak lain karena Bane (Tom Hardy) ingin mengambil alih kepemimpinan kota dengan hukum ala dirinya sendiri. Debut Bane dan pasukannya diawali dengan penyerbuan ke pasar saham. Bane juga menebar ancaman akan meledakkan kota Gotham dengan ledakan nuklir. Bane yang berbadan besar adalah seorang anak yang lahir di dunia gelap dan keluar ke dunia terang dengan penuh amarah. Di sisi lain, John Blake (Joseph Gordon-Levitt) dan beberapa pasukan polisi mulai dibuat sibuk oleh ulah Bane. Untunglah pada waktu itu Batman datang membantu setelah mendapatkan sebuah kaki palsu dari Lucius Fox (Morgan Freeman).

Batman yang akhirnya berjuang bersama Catwoman berupaya mencari sarang Bane. Karena tak ingin Catwoman celaka, ia mengurung wanita itu di sebuah terali. Selanjutnya, Catwoman menyaksikan dengan duka saat Batman menjadi bulan-bulanan Bane. Selanjutnya, Catwoman melarikan diri atas permintaan Batman karena merasa tak mungkin memberikan pertolongan. Batman sendiri kemudian dijebloskan ke dunia gelap tempat dimana Bane dulunya berasal. Kekacauan yang terjadi membuat polisi melakukan pemeriksaan ketat terhadap orang-orang Bane yang mulai menangkapi, mengadili, dan mengasingkan orang-orang kaya. Catwoman akhirnya tertangkap dan dijebloskan ke penjara karena tertangkap kamera sedang memukuli petugas.

Sementara itu, Bane yang sukses mengacaukan pasar saham menjadi besar kepala dan melanjutkan dengan menyerang sebuahstadion ketika sedang berlangsungnya sebuah pertandingan rugbi. Lapangan runtuh karena bangunan di bawahnya telah hancur berantakan. Bane langsung memproklamirkan dirinya sebagai penguasa kotadengan hukum baru bentukannya. Pengumuman tersebut dirilis di semua media yang saat itu sedang meliput pertandingan. Selanjutnya ia mendatangi penjara dan langsung melakukan pidato yang berapi-api. Pidatonya itu disambut sorakan para penghuni penjara yang sudah lama berharap akan kebebasan. Hanya Catwoman saja yang tidak gembira mendengar pidato Bane. Ia bahkan langsung mencari jalan selamat untuk melarikan diri dari orang-orang Bane.

Sementara itu, Batman yang babak belur mendapat pertolongan dari penghuni senasib. Setelah agak baikan, ia mulai melatih fisik untuk bisa meloloskan diri dari lubang gelap. Ia kini menjadi tumpuan harapan para tawanan lainnya. Dengan iringan semangat untuk mencapai pinggiran lubang yang menyerupai sumur dan setelah beberapa kali mencoba, Batman akhirnya berhasil keluar dengan selamat. Seutas tali kemudian ia jatuhkan agar bisa menyelamatkan para tawanan lainnya. Batman pun kemudian kembali melakukan perlawanan terhadap Bane yang telah mengacaukan kota. Agar bisa bertemu dengan Fox yang ikut tertawan, ia pura-pura tertangkap oleh orang-orang Bane. Batman pun pada akhirnya berhasil menyelamatkan Fox dan kembali memperoleh perlengkapan untuk menjadi superhero.




0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar

1.Dilarang berkomentar dengan kata-kata kasar dan SARA
2.Tidak boleh berpromosi kecuali untuk saling bertukar link dan saling mengunjungi blog

 
Copyright © 2013. Seputar Movie - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger