Home » , , , » Review: Pirates Of The Caribbean: Dead Men Chest (2007)

Review: Pirates Of The Caribbean: Dead Men Chest (2007)



















Director: Gore Verbinski
Staring: Johnny Depp, Orlando Bloom, Keira Knightley, Bill Nighy, Stellan Scarsgard
Realese Date: 7 July, 2006


Ketika saya pertama kali menontonnya, saya merasa takjub akan dahsyatnya visual efek film ini. 

sinopsis:



Pernikahan Elizabeth Swann (Keira Knightley) dan Will Turner (Orlando Bloom) terganggu oleh kehadiran Lord Cutler Beckett (Tom Hollander) dari East India Trading Company. Beckett mengancam akan mengeksekusi mereka dan mantan-komodor James Norrington (Jack Davenport) karena telah membantu Jack Sparrow melarikan diri. Beckett menjanjikan pengampunan jika Will bisa menangkap Jack Sparrow dan mengambil kompasnya dan sebelum hal itu dilakukan, Elizabeth akan tetap di tahan, Will pun menyetujuinya. Setelah melalui perjalanan panjang, Will berhasil menemukan kapal Black Pearl terdampar di kepulauan Pelegosto, sebuah kepulauan yang dihuni suku kanibal dimana Jack dan kru kapalnya ditangkap. Jack awalnya berniat bersembunyi di sana setelah didatangi oleh "Bootstrap Bill" Turner, ayah Will yang sekarang diperbudak di kapal Flying Dutchman, sebelum akhirnya dia ditangkap suku kanibal tersebut. Bootstrap "mengantarkan" Black Spot, sebagai tanda bahwa inilah saatnya Jack membayar utangnya. Tiga belas tahun sebelumnya, Davy Jones, tuan dari Bootstrap, "menghidupkan" kembali kapal Black Pearldan menjadikan Jack sebagai kapten. Sebagai gantinya, Jack harus mengabdikan dirinya di atas kapal Flying Dutchman selama 100 tahun atau dirinya akan ditelan Kraken, sang monster laut.

Will, Jack dan kru kapal berhasil melarikan diri dari Pelegosto, dan secara tak sengaja bertemu dengan Pintel and Ragetti, mantan kru kapal Black Pearl yang kemudian mereka rekut sebagai kru. Jack menunjukan sebuah gambar kunci yang ia janjikan akan membawa kekayaan dan kemahsyuran. Ia dapat menemukan kunci itu dengan bantuan sebuah kompas, namun sayangnya, ditangannya, kompas itu tidak dapat memberikan petunjuk apa-apa; jarum jamnya hanya berputar-putar tak tentu arah. Jack akhirnya menyetujui untuk memberikan kompas itu kepada Will jika Will mau membantu mendapatkan kunci itu. Mereka juga meminta bantuan kepada Tia Dalma(Naomie Harris), seorang dukun wanita. Dari Tia, Jack mengetahui bahwa kompas tersebut selalu menunjuk kepada apa yang paling diinginkan oleh orang yang memegangnya. Kompas itu tidak berfungsi ditangan Jack karena Jack tidak tahu apa yang sebenarnya ia kejar. Kunci itu, kata Tia, akan membuka Dead Man's Chest, sebuah peti yang berisi jantung Davy Jones. Siapapun yang memiliki jantung itu, akan menguasai lautan. Setelah kembali ke laut, Davy Jones berhasil menemukan mereka. Sparrow tiba-tiba mengajukan usul untuk memberikan Will sebagai ganti atas jiwanya. Tetapi Jones meminta lebih, ia meminta 100 nyawa untuk ditukarkan dengan nyawa Jack dengan tetap mengambil Will sebagai "uang muka."

Sementara itu, Gubernur Weatherby Swann berhasil membebaskan Elizabeth. Elizabeth pun datang menemui Beckett, ia memaksanya untuk mengesahkan surat marque (Letter of Marque)— sebuah dokumen yang diperuntukan untuk menjadikan Sparrow sebagai Privateer, tetapi yang terjadi sebenarnya adalah dia ingin mendapatkan izin untuk berlayar mencari Will. Ia pun pergi ke Tortugauntuk mencari Will, tetapi ia malah menemukan Jack dan Gibbs di sana, sedang merekrut kru-kru baru. "Kru" itu sebenarnya tidak akan dijadikan kru kapal mereka, melainkan sebagai kru Davy Jones (ingat, Davy menugaskan Jack untuk mencari 100 nyawa), karenanya mereka mencari orang-orang yang sudah patah semangat dan tidak memiliki keinginan untuk hidup, dan salah satu di antara mereka adalah mantan-komodor James Norrington yang karirnya hancur akibat ulah Jack. Jack kemudian berhasil meyakinkan Elizabeth bahwa ia akan menemui Will jika Elizabeth membantunya mendapatkan peti Davy. Dengan menggunakan kompas Jack, ia mendapatkan petunjuk. Mereka kemudian berlayar menuju Isla Cruces tanpa menyadari bahwa Davy Jones juga sedang berlayar ke sana. Dalam suatu adegan, muncul sebuah "petunjuk" bahwa Elizabeth sebenarnya menyukai Jack, hal ini ditunjukkan ketika kompas dipegang oleh Elizabeth, maka jarumnya akan mengarah ke Jack. Padahal saat Jack melihat kompas itu, jarumnya mengarah pada Elizabeth karena Elizabeth duduk tepat di atas peti Davy.


Ulasan:
Film ini memang sungguh epik dan seru sayang dari segi penceritaan jelas ini adalah membosankan dan terlalu berat. Pirates Of The Caribbean: Dead Men Chest digadang-gadang sebagai film mahal dikarenakan proses syuting dengan adegan-adegan syuting yang sulit. Soal akting kita rasanya setuju bahwa Johnny Depp memerankan perannya dengan sangat baik. Begitupun dengan Orlando Bloom dan Keira Knightly dengan Chemistry mereka begitu baik ketika memerankan sebagai sepasang kekasih. Scene favorit saya di film ini adalah ketika Jack Sparrow dkk mencoba melarikan diri dari suku primitif. aksi kejar-kejaran yang menegangkan plus kocak ditambah dengan pemandangan yang eksotis jelas membuat film ini begitu berkesan bagi saya. Bagaimanapun Johnny Depp dengan karismanya yang kuat membuat Pirates Of The Caribbean: Dead Men Chest menjadi sebuah salah satu filmnya yang terbaik dengan seri Pirates Of The Caribbean lainnya.

penilaian: 8/10

0 Komentar:

Post a Comment

Silahkan berkomentar

1.Dilarang berkomentar dengan kata-kata kasar dan SARA
2.Tidak boleh berpromosi kecuali untuk saling bertukar link dan saling mengunjungi blog

 
Copyright © 2013. Seputar Movie - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger